Angin Jatuh di Pelumuk Mata
Getaran yang terasa
begitu ada
Sembari lambaikan
semangat, hilang
Kejar asa yang putus
tengah jalan
Tuk kembali dalam
pundak tanggung jawab
Terus menjauh tanpa
kata
Hanya berikan
isyarat mata
Untuk mengejar
kembali,menarik kembali
Agar hidup tak
tergantung kaki
Dengan selembar kain
yang menutupi
Tak banyak kata,
basa-basi
Hanya ingin
kembalikan pegangan yang lari
Walau harus jatuh
dan tersongkor dua tiga kali
Walau mata terus
berusaha untuk menutup
Jika nyali terus
berkobar untuk
Untuk para sahabat
yang malang
Tak aka ada tangan
dan kaki yang menghianati
Cukup dengan menarik
asa
Yang telah lari dari
hati
Dan mendapatkan
semangat yang terpotong
Dengan mudah kau
balikan karang
Namun jangan sampai
asa itu naik ke mata
Jika mata tertutup
hilang kembali asamu
Lenyap lagi
semangatmu,,, pindahkan
Pindahkan ia kedalam
hati terdalam
Agar ia terbelenggu
dalam nyawa
Terikat dalam hidup
jiwa manusiawi
Jangan biarkan ia
lenyap dalam kedipan mata
Bagai angin yang
menyenggol pelupuk mata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar