FamsEsA
K etika kau
ling-lung dan pasrah akan jalanmu
E ntah kemana ayun
kaki ini melangkah
L emah, lesu
menghancurkan semangat yang terbangun kokoh
U jung jalan yang
tak pernah terlihat oleh pandangan mata
A rah angin yang tak
pernah terbaca
R aga yang selalu
terbawa oleh hati yang peka
G emuruh dan desir
darah terus terpacu akan semangat yang lemah dan hilang
A kankah ada yang
akan mau menampungku untuk menaruh badan
K etika seluruh
rumah telah menutup rapat-rapat pintu dan jendela
S eakan jijik untuk
menerima kehadiranku disana
B isik hati
mengarahkan ku pada suatu sanggar dimana banyak keramaian
E sa ku pandang
tulisan itu yang termaktup didepan didinding kokoh
S eketika aku merasakan
kehangatan yang tiada ku rasa sebelumnya
A kupun tersadar
inilah keluarga yang selama ini aku dambakan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar