Muhammad Tauladanku
Ada banyak tauladan
Namun hanya ada satu tauladan
Yang sebenar-benarnya tauladan
Muhammad SAW
Shidiq, Amanah, Fatonah dan Tabligh
Yaaa itulah sifat dari tauladan
manusia yang sebenarnya
Muhammad ibnu Abdullah
Buah hati dari Siti Aminah
Ia tak pernah melihat paras wajah ayahnya
Yang ia lihat hanya sebuah tempat,
rumah dimana ayahnya meninggal dunia
Begitu pulalah Allah SWT memperlihtakan
pada anak ini
Di masa kecilnya ujian-ujian yang
sangat luar biasa
Bagaikan seorang ayah
ditengah masyarakatnya
Ia terpercaya diantara kaumnya
Musuhnyapun mengakui tentang
keluhuran budi pekertinya
Seoarang saudagar wanita yang amat
terpercaya yang amat dermawan dikota mekkah
Akan bersanding dengan seorang Al-amin
bernama Muhammad
Sunguh kebahagian yang tiada tara
diwajah keduanya
Wahai!!! kaum Quraisy hari ini aku akan
berhijrah
Dan barang siapa yang ingin seorang
laki-laki kehilangan nyawanya
Seorang istri kehilangan suaminya
Seorang anak kehilangan ayahnya, hadapi
aku
Namun tak seorang pun yang berani
kepada Umar ibn Khottob
Seketika masjid nabawi resah dan gelisah
Melihat ada seseorang yang akan
membalas rasulullah SAW
Yang akan menyakiti rasulullah SAW
Semua seolah tidak tega, semua seoalh
tidak tega melihat rasullah tersakiti
Ya rasulullah lain kali saja
kau datang kerumahku
Aku belum siap menjawab pertanyaanmu
Wahkah dan umar serentak mereka berdiri
dan berkata wahai ukasah jangan kau sakiti rasulullah
Kakek, kakek aku dalah cucu
masa depanmu
Aku datang dari tempat yang
jauh
Jauh sejarah terbentang
antara kita kek
Jauh jarak antara usiaku dan usiamu
kek
Bukannya ia memikirkan dirinya
Tapi memikirkan kita sebagai ummatnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar