Serayu madu
Kilas cahaya
merapuk mata
Menghijau
diantara kekasih Tuhan
Bukan kata
bodoh yang harus diumber
Namun kehinaan
jiwa begitu mempesona
Mempesona
dalam kebatilaaan
Apakah
itu sebuah kebangaan?
Mungkin
iya bagi para pemilik tanduk iblis neraka
Bukan bagi
para peminum sungai susu disurga
Serayuuuu
madu
Manis katamu,
licin kalimatmu, indah untaian katamu
Serayuuuu
madu
Seakan
menghilangkan kepahitan racun dalam
minuman ratu
Sampai
kapan kamu akan terus meniti kata
Hingga
ajalkah kau kan meracik manisan kata?
Atau,
kau malah bahagia dengan mulutmu itu?
Mulut yang
tidak kenal lelah untuk merajut benang dusta
Seraayuuu
madu, serayuuu madu, serayu madu
Olah katamu
sesuaikan nurani terdalammu
Arahkan
sejalur dengan hatimu
Jangan
pernah ikuti akalmu untuk berkata
Serayuuu
madu, serayuu madu serayu madu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar