JANGAN PERNAH MALU DENGAN KELEBIHANMU, TUNJUKAN BAHWA KAMU MEMANG LEBIH DARI YANG LAIN

Selasa, 02 Desember 2014

Sosial


Sajak Untuk Tuan Kami

Kau tuangkan susu pada kami, sebelum tubamu
Diantara kerinduan akan hikayat mimpi indahmu
Seribu kaki kami melangkah dalam keindahan pesonamu
Agungkan nama dan janji yang terlontar dari mulutmu

Ya….
Ketika kami masih lugu akanmu
Ketika topeng itu masih melekat erat diwajah buruk itu
Wajah yang seharusnya tak pantas untuk mimipi-mimpi indah kami

Tuan….
Kau pantulkan hancurmu dalam genangan air tenang
Kau timbun sampahmu dalam pasir emas
Kau kah itu? Yang hanya inginkan kursi singgasana
Kau yang mengutamakan cacing diperutmu dari pada mereka yang bergelut dengan liurmu

Pantaskah jika kau harus aku puji?
Kau telan mentah-mentah daging kami
Dengan pesona kegelapanmu kau remukan tulang-tulang kami
Belum puaskan kau menyayat hati murni kami?

Tuan….
Kami bukan manusia dengan harapan tinggi
Kami hanya impikan kabahagian
Bukan secarik emas yang kami minta
Hanya secawan air dan segenggam nasi yang memenuhi perut kami

Apakah harapan kami berlebihan?
Masihkah kau seperti memikul batu besar pada pundakmu?

Tuan…
Pantaskan apa yang pantas untukmu
Dan berikan apa yang seharusnya kau beri pada kami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar