RAYAP
Rayap…
Merusak dari dalam, mengosongkan yang
kokoh
Menjadikan kuat melemah, manjatuhkan
yang tegak kukuh
Kaisar kegelapan yang benar-benar nyata
Iya rayap itu lah rayap….
Binatang kecil,yang ternyata macan
kelaparan
Binatang lemah, yang ternyata srigala
kehausan
Lapar dari kegelimpangan harta, haus
akan kekuasaan
Rayap khatulistiwa…
Negri yang terkenal dengan demokrasi
Yang kukuh dengan toleransi
Terserang rayap yang tak punya iba hati
Di tepi bantaran aliran kehidupan
Terselip ribuan penghancur stabilitas
Pemakan hak Negara pula kerumunan para
penyamun
Penyamun yang menyalahkan keadilan
Dabat perusuh
Menyalahgunakan transisi kepemimpinan
Sedikit demi sedikit menggerogoti
nurani kekhalifahan
Hewan lantang yang meneriakan
kehancuran
Yang membesarkan anarki dalam lingkaran
peraturan
Bumi Atlas ini!!
Yang harusnya menghasilkan rabuk
Kini menjadi lumbung padi para amatir
Polet pada bahu seakan menajadi senjata
peremuk
Untuk
menghancurkan semua moral
Yaa itu rayap…
Dedikasi yang dijadikan sokoguru selama
ini telah lenyap
Tertimbun dalam kerakusan nafsu semata
Hipokrisi dalam dirinya
Melumat keadilan, menyulut keidiotan
fikiran
Rayap tetaplah rayap
Perusak nyata yang sembunyi dari
pandangan
Pengerat kedudukan, penikmat kehormatan
Muka yang seharusnya satu
Ia timpali dengan seribu wajah baru
Rayap… seribu tahun kedepan ia tetaplah
rayap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar