Senja Pemuda
Kepulan
asap yang membumbung
Tak
henti sirami tubuh pengendara
Sakan telah jadi hiasan mata memandang
Menjemukan
paru yang terus
mengolahnya
Cuaca memanas
Desiran
mesin menyala
Rasa
sejuk yang
diinginkan
Perlahan
menghilang,
meniggalkan harapan
Jalanan terus
meninggi
Menggambarkan
berhentinya fikiran
Dulu rumah setinggi
tiang
Kini dibawah
tumit, menuliskan rendahnya masyarakat
Sungai seharusnya
mengalir rendah
Kini
menggenang, tak
bermuara
Yang dinanti
untuk mengubah
Yang
dielukan semangatnya, tak tunjukan tajinya
Pemuda!!!
Ya seorang Pemuda
Harusnya
mengubah segalanya
Menunjukan
sejatinya kehidupan
Harus
kalah oleh hidup berlumur kebohongan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar