Teriakan
Kuda
Sayup rindu
membelah semesta
Kebodohan
yang terus selalu melanda dalam hampa
Layaknya
selaput pagi menerjang mentari
Keagungan
Mu yang terus tenggelam dalam rindu hati
Aaaaaaaaaakkkkkkkkkhhhhh….
Ini membuat
jiwa terbalut dalam selimut pekat
Menjadikan
siang terperosok dalam gelap malam
Keasingan
hati yang menjalar meredu mengikat ketat
Kebinasaan
aku yang dulu menjadi aku yang buta memalam
Aaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkhhhhh…….
Terikan
ini yang ingin terus menggugah dalam benak
Meringkus
keimanan menjatuhkan kegamaan dalam palung kebiadapan
Persetan
dengan amal kebajikan menderas tadas hati berkarak
Yang selalu
diunggulkan terinjak oleh setiap tindakan
Waktu?
Aaaaakkkkkkkhhh…….
Tuhan
, pangkukan aku dalam damai agama Mu
Bersimpang
jauh dari alur aliran pentujuk Mu
Bukan aku
yang dulu, saat ini membunuh semua ajaran Mu
Enatah kata apa yang bisa mewakili kenistaan
Mu
Untaian
dan rangakain kata ini
Menjadikan
aku tau kalau selama ini aku jauh dari Mu
Aaaaaaaaaaaaakkkkhhh…..
Aku tau
akau salah, aku tau aku dalam hutan kelalian
Namun aku
menanti kesadaran dalam kebongolanku
Desahan
Syahdu adzan yang selalu kulewatkan
Tuhan
Kuterikan
betapa penatnya hatiku dalam sunyi kekotoran
Inginku,
inginku pecahkan karang setan yang menindas dikepala
Hancurkan
pasak setan jahanam yang menguntai hati dan jiwa
Tuhan
Aaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkhhh…..
Aaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkhhhh…..
Beriaku
atlas kehidupan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar