Manusia
Hay tanah bernafsu binatang
Iblis yang masih di beri iman
Dimuliakan karena memiliki akal
Dikucilkan karena adab yang biadap
Sadarlahh
Kau hanya gumpalan tanah yang ditiup nyawa
Tak berbau di hidung Tuhan
Tak terpandang di mata sang raja
Kau terus uraikan aurat tanpa perekat
Diantara para adam yang buak akan kenikmatan
Kau terus umbar janji tak pasti
Pada para hawa yang miskin akan kasih iman
Matimu bergulung tanah
Hidupmu bergelimpang tak jelas arah
Rindulah akan cumbuan Tuhan
Miskinlah akan pelukan erat malaikat beriman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar